KEHAMILAN REMAJA

Penyebab Kehamilan Remaja

Penyebab kehamilan remaja putri, 30% ditentukan oleh besarnya kemungkinan untuk aktif secara seksual sebelum usia16 tahun. Oleh karena itu, harus ada faktor-faktor selain aktivitas seksual yang menentukan apakah seorang remaja putri yang aktif secara seksual akan hamil atau tidak. Kehamilan remaja berkaitan dengan keterbelakangan sosial, dengan angka tertinggi kehamilan remaja dijumpai di daerah-daerah yang terbelakang secara sosial.

Menurut Lams (2004), faktor-faktor di dalam lingkungan keluarga dekat mempengaruhi kemungkinan melahirkan pada usia dini. Apabila ibu dari remaja itu sendiri atau kakak perempuannya, pernah hamil pada usia remaja maka risiko kehamilan remaja meningkat. Sikap terhadap seksualitas di dalam keluarga dan di dalam masyarakat secara umum juga berperan penting apabila orang tua bersikap terbuka dan informatif mengenai seksualitas. Maka remaja lebih besar kemungkinannya menunda melakukan hubungan intim dan lebih kecil kemungkinannya mengalami kehamilan remaja.

Pencegahan kehamilan yang tidak direncanakan (dan juga IMS) kaum muda harus memiliki akses kelayanan kontrasepsi dan kesehatan seksual tentu saja tidak semua kehamilan remaja tidak direncanakan sebagian remaja memang berencana untuk hamil, mungkin mereka tidak melihat adanya alternatif di masa depan, misalnya pendidikan yang lebih tinggi atau karir yang menjanjikan.

Baca Lebih Lanjut

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s