HUBUNGAN SUBJECTIVE GLOBAL ASSESSMENT (SGA) DENGAN PARAMETER STATUS NUTRISI LAIN PADA PASIEN DENGAN DIALISIS REGULER DI RSUP. Dr. HASAN SADIKIN BANDUNG

Lina Nurjanah,AMK, Rohaeti, AMK, Aisyah, AMK.

Instalasi Hemodialisa RS. Hasan Sadikin Bandung

ABSTRAK

Salah satu masalah yang sering timbul pada pasien dengan hemodialisis regular adalah tingginya insidensi gizi kurang. Sehingga penilaian status gizi pada penderita gagal ginjal kronik yang menjalani hemodialisis regular merupakan hal yang penting karena merupakan prediktor yang kuat untuk menentukan kualitas hidup selanjutnya.

Beberapa metode pemeriksaan yang telah direkomendasikan dan teruji untuk menilai dan mengevaluasi status nutrisi pasien dengan penyakit ginjal kronik antara lain SGA, albumin serum dan indeks masa tubuh (BMI). Tujuan penelitian ini adalah untuk meneliti bagaimana hubungan antara SGA (Subjektif Global Assesment) dengan parameter status nutrisi lain pada pasien yang menjalani hemodialisis regular di RSUP Dr. Hasan Sadikin Bandung.


Penelitian ini dilakukan secara observasional dengan rancangan cross-sectional yang dilaksanakan di Renal Unit RSUP. Dr. Hasan Sadikin Bandung. Variabel yang dianalisa meliputi usia, lamanya hemodialisa, data antropometri yang terdiri dari berat badan kering dan BMI, juga hasil biokimia darah yang terdiri albumin, hemoglobin, jumlah limfosit total (TLC), ureum dan kreatinin. Variabel-variabel tersebut disajikan dalam bentuk mean + standar deviasi. Dengan katagori variable menggunakan presentase dan proporsi yang dianalisa dengan menggunakan T-Test dan nilai signifikasinya adalah , p<0,01.

Dari jumlah keseluruhan pasien yang menjalani hemodialisis regular sebanyak 98 orang, sampel yang digunakan adalah 85 orang (39 orang laki-laki dan 46 orang perempuan). Dari jumlah tingkat SGA, didapat hasil 62 % (n=57) pasien tingkat SGA A, 22 % (n=23) tingkat SGA B dan 6 % (n=5) tingkat SGA C. Rata-rata usia pasien adalah 52,91.Terdapat hubungan yang irreversible antara usia dan malnutrisi pada pasien yang menjalani hemodialisis. Dari uji sampel yang dilakukan, tampak adanya hubungan yang bermakna antara tingkat SGA dengan indeks massa tubuh. Dalam penelitian ini ditemukan adanya korelasi yang penting antara tingkat SGA dengan serum albumin dan jumlah total limfosit pada pasien yang menjalani hemodialisis, dengan p value < 0,01 Dan penelitian ini juga menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara tingkat SGA dengan kadar haemoglobin pasien yang menjalani dialysis reguler di RSUP. Dr. Hasan Sadikin Bandung.

Dari penelitian yang dilakukan pada pasien dengan hemodialisis regular di RSUP. Dr. Hasan Sadikin Bandung, dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara SGA dengan parameter status nutrisi lainnya, yaitu indeks massa tubuh, kadar hemoglobin, albumin dan jumlah limfosit total.

Materi disampaikan pada :

Indonesian Nephrology Nurse Association (PPGII)

MEETING AND SYMPOSIUM 2008

Bandung

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s