Eric Rahman Januar, Alimudin, Sodikin
Unit Hemodialisa Santosa Bandung International Hospital Bandung
Abstrak
Latar belakang. Gagal ginjal pada pasien kritis sering terjadi dan memerlukan terapi pengganti ginjal (TPG). Terapi ginjal pengganti yang dipilih adalah CRRT dan Intermiten HD (IHD), salah satu terapi IHD yang paling populer saat ini adalah SLED, SLED menggabungkan teknik IHD yang mempunyai efisiensi dialisis yang tinggi, filtrasi yang akurat, harga lebih murah dengan teknik CRRT dimana proses dialisis lambat dan kontinous sehingga pasien menjadi lebih stabil.
Metode penelitian. Penelitian ini bersifat deskriptif, sampel diambil dari data rekam medis tindakan SLED di Santosa Bandung International Hospital, parameter efektivitas dialisis yang digunakan adalh Kt/V (rumus Daurgidas) dan URR ( Urea Reduction Rate ). Waktu penelitian dimulai dari bulan Januari – Juli 2008 di Santosa Bandung International Hospital.
DISKUSI